SBY PRESIDENCY
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak media massa ikut menyeleksi informasi yang akan disebarkan ke masyarakat. Media massa memiliki peran dalam pilar demokratisasi. Ia mengingatkan pentingnya sumber informasi agar berita yang disampaikan memiliki kualitas dan kebenaran."Bayangkan kalau sebuah sumber yang sangat tidak jelas diangkat sebagai kebenaran tanpa beban dan dibaca oleh rakyat indonesia, rakyat kita dapat apa? Negeri kita dapat apa?," kata Presiden dalam jumpa pers sebelum melakukan kunjungan ke Kalimantan Barat, di Pangkalan TNI AU Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Senin 30 Mei 2011.
Saat ini, kata Yudhoyono, media massa yang menyerang, mendiskreditkan pemerintah itu cukup banyak, sah, dan diperbolehkan undang-undang . "Itu freedom of speech, freedom of the press," katanya. Namun, jika pemberitaan itu mencemarkan nama baik, harus bisa dipertanggungjawabkan. "Begitu hakikat Indonesia sebagai negara hukum dan negara keadilan," katanya.
Ia menyerukan agar media massa maupun rakyat Indonesia bisa menghindari fitnah yang bisa membahayakan masa depan bangsa ini. Semua informasi itu harus dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, kata Presiden, rakyat akan mengetahui mana yang benar dan mana yg bohong. Menurutnya, informasi yang tidak akurat tidak akan mencerdaskan kehidupan bangsa, justru menjerumuskan. "Jadilah kita bangsa yang benar-benar beradab, civilized," katanya. Saat ini, kata dia, merupakan waktu yang tepat menyatukan langkah dan upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat, menjaga kerukunan, mengembangkan peradaban dan budaya yang mulia.
Ia mengungkapkan masa ini menjadi momentum memperbaiki demokrasi setelah masa sulit pada 10-13 tahun. "Kita jangan merugi, habis energi dan waktu kita untuk hal-hal seperti ini," katanya. SBY mengajak semua pihak ikut berperan dalam membangun kehidupan masyarakat yang baik, kehidupan yang bermoral, beretika, dan beradab.
Source: http://www.tempointeraktif.com/
ENGLISH VERSION:
- SBY: Do NOT Base Development on Market Mechanism
- SBY’s English speeches illegal: Mahfud
- Police want help tracking down SBY texter
- Yudhoyono calls out text-messaging “cowards”
- After SMS rumor, SBY asks media to be cautious
- Yudhoyono Slams WikiLeaks at International Defense Conference
- SBY 'Shocked,' First Lady in Tears Over Wikileaks Allegations
- SBY Calls for Emerging Nations to Have Greater Rol...
- SBY Orders Governors to Unsnarl Traffic
- President Too ‘Slim’ for Old Clothes on New Diet
- SBY’s Rousing Challenge to Private Sector
- SBY: Save Our Nation From Radicalization
- SBY’s Encore To Shed More Light on Plan For Econom...
- SBY Lays Out Plan to Become Top-10 Economy
- SBY Outraged by 'Cowardly,' 'Libelous' SMS
- Yudhoyono ‘Blunders’ Responding to SMS Allegations...
- SBY Hits Back at Mysterious Message
- Yudhoyono Blasts Social Web Sites, Blackberry Over...
BERITA LAINNYA:
- SBY Sebut Kasus Nazar Musibah Demokrat
- Ruhut: Jangan Pisahkan Aku dengan SBY
- SBY, Mega, dan Habibie Pidato Pancasila
- SBY: Indonesia Jangan Takut Pasar Bebas
- SBY: Indonesia Bisa Minta Moratorium
- SBY: "Ini Luar Biasa Gaduhnya Negara Kita"
- Presiden SBY Akan Tindak Wajib Pajak Bandel
- SBY Menjawab Demonstran
- SBY Paparkan Capaian Program 100 Hari
- Presiden Sediakan Rp100 Triliun Kredit Untuk Rakya...
- Presiden Minta Makassar Mengembalikan Kejayaan PSM...
- SBY Bentuk Komite Inovasi Nasional
- Menkeu: Program 100 Hari Kerja Sudah 100 Persen
- SBY Resmikan 2 PLTU Baru
- Demokrat: 100 Hari KIB II Baik, yang Kurang Pember...
- SBY Imbau Pendemo 28 Januari Jaga Diri dari Penyus...
- Istana: Tak Ada Perintah Stop Kasus Century
- Presiden Minta Pers Pelopori Kongres Sepak Bola
http://sbypresidency.blogspot.com/



Iklan Kerja Online
CHOICES YOUR DREAMS, WANTS AND NEEDS
www.video2be.com
0 comments:
Post a Comment