SBY PRESIDENCY

"Kontrak kinerja dan pakta integritas dan bahkan sesungguhnya meskipun tidak berkaitan dengan saudara, kesepakatan koalisi pun di tandatangi bersama-sama. Saya akan melakukan evalusi terhadap semuanya itu," kata Presiden SBY.
Pernyataan itu disampaikan Presiden SBY usai melantik wakil menteri di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu 6 Januari 2010.
Presiden menambahkan, suhu politik usai pemilu dan setelah dibentuknya kabinet jilid II semakin memanas. Karena itu, semua pihak harus tetap bekerja dan berkonsentrasi pada pekerjaan pokok.
"Pemerintah sedang berkonsentrasi pada program 100 hari, meski program itu bukan ukuran keberhasilan pemerintah," ujar SBY. Sebab, masa bakti pemerintah sesuai dengan undang-undang adalah lima tahun.
Rencana evaluasi itu disampaikan disaat pidato Presiden usai melantik wakil menteri yang dihadiri seluruh menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. Dan dari sebagian mereka yang hadir tampak pula adalah pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).(VIVAnews)
- Presiden SBY Takziah ke Ciganjur
- SBY: Happy New Year, See You Next Year
- SBY Panggil Tiga Menko
- SBY: Jangan Ada Lagi Kekerasaan Saat Demo
- Seminggu Bendera Setengah Tiang untuk Gus Dur
- SBY Akan Pimpin Upacara Kenegaraan Pemakaman Gus D...
- SBY Ajak Rakyat Indonesia Doakan Gus Dur
- SBY Melayat ke Ciganjur
- Presiden Tanda Tangani Keppres Satgas Pemberantas ...
- Gus Dur Kritis, SBY Datangi RSCM
- Gus Dur Meninggal, SBY Batalkan Sejumlah Acara Kep...
- Kaitkan SBY dengan Century Tidak Proporsional
- Presiden Serukan Tolak Fitnah dan Berita Bohong
- Ibu Negara Minta Kegiatan Posyandu Ditingkatkan
- Indonesia Menginginkan KTT Hasilkan Konsensus Glob...
- Presiden Imbau Perusahaan Besar Gandeng Industri K...
- "SBY Tak Akan Setuju Ibu Ani Pimpin Demokrat"
- Ani Yudhoyono Menjawab Isu Jadi Capres
- Ani Yudhoyono: Ibu Negara Dilarang Berbisnis
- Ani Yudhoyono Tak Akan Tiru Hillary Clinton Maju J...
- Ibu Negara: Tak Terpikir Gantikan Yudhoyono
- Istana: George Tidak Akurat
- SBY: Masyarakat Kita Kreatif Kalau Menyalahkan
- Presiden Risaukan Merebaknya Fitnah
0 comments:
Post a Comment